Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto
merasa miris dengan keadaan kebanyakan petani di Indonesia yang banyak
tertimpa masalah tempat tinggal dan terlilit utang rentenir. Padahal
menurutnya, Indonesia merupakan negara agraris yang kaya.
"Kami
mendukung Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) untuk merintis bank
tani dan nelayan, untuk menyediakan kredit murah bagi petani dan
nelayan," kata Prabowo dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Selasa
(8/10).
Prabowo menuturkan, Indonesia harus menjadi tuan rumah
di negeri sendiri dan mengolah kekayaan alamnya sendiri. Dia juga
menyindir para koruptor yang menggadaikan negerinya demi uang.
"Oleh
karena itu, kita harus mampu mengolah kekayaan alam sendiri. Kita harus
jadi tuan di rumah sendiri. Elit bangsa ini tidak pintar menjaga
kekayaan kita. Bahkan banyak pemimpin yang mudah disogok dan dibeli
dengan uang," jelas Prabowo.
Menurut Prabowo, solusi untuk
masalah tersebut adalah dengan membentuk bank khusus petani dan nelayan.
Bank yang mampu memberikan petani dan nelayan kemudahan dalam memenuhi
hajat hidup mereka.
"Kita adalah negara yang sangat kaya, namun
ironisnya masih banyak rakyat yang terjerat dalam utang rentenir yang
memiskinkan," jelas dia.
Sebagai penyemangat, Prabowo akan menjadi nasabah pertama dalam memberikan modal kepada bank khusus petani dan nelayan.
"Jika kelak bank tani ini berdiri, saya siap menjadi salah satu nasabah dan memberikan modal pertama," kata Prabowo.http://www.merdeka.com/politik/prabowo-pemimpin-saat-ini-mudah-disogok-dan-dibeli-dengan-uang.html

Tidak ada komentar:
Posting Komentar