TEMPO.CO, Kupang - Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Prabowo Subianto mengatakan Indonesia sedang dalam keadaan sakit akibat maraknya kasus korupsi yang melanda daerah negara ini.
"Negara
ini sedang sakit karena banyak elite atau pemimpin yang suka bohong dan
menipu rakyat," kata Prabowo Subianto dalam orasi politiknya saat
kampanye pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur
(NTT), Esthon Foenay dan Paul Tallo, yang diusung Partai Gerindra, Rabu,
13 Maret 2013.
Prabowo mengatakan dia merasa harus mendirikan Partai Gerindra
karena negara ini butuh perubahan dari segala aspek. Ditambah lagi,
banyak sumber daya alam Indonesia yang dicuri oleh asing. "Sumber daya
alam paling banyak berada di Indonesia bagian timur yang dicuri asing,"
katanya.
Berdasarkan hasil penelitian dan riset yang
dilakukannya, Prabowo mengatakan setiap tahun Indonesia mengalami
kerugian sekitar Rp 600 triliun, dari hasil sumber daya alam yang ada.
"Karena itu, Indonesia butuh perubahan," katanya.
Tidak hanya
itu, kata Prabowo, banyak uang rakyat yang dicuri para elite atau
pimpinan di negara ini untuk kepentingan mereka. Uang yang dicuri itu,
katanya, digunakan lagi untuk menipu rakyat.
Karena itu, dia
mengimbau kepada masyarakat, jika ada calon gubernur dan wakil gubernur
yang melakukan politik uang, ambil saja uangnya. Akan tetapi, memilih
harus sesuai hati nurani.
"Jangan terbebani dengan uang yang
diberikan karena itu uang rakyat. Jadi, ambil saja, tapi pilihan sesuai
hati nurani," katanya.
Namun, Prabowo mengingatkan pasangan
Esthon Foenay dan Paul Tallo untuk tidak korupsi jika terpilih menjadi
Gubernur dan Wakil Gubernur periode 2013-2018. "Jika kalian korupsi,
saya bersama rakyat akan menurunkan kalian dari kursi gubernur dan wakil
gubernur," ujarnya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar