Kuala Lumpur : Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra,
Prabowo Subianto, yang berada di Malaysia untuk memantau persidangan TKW
asal Belu, NTT, Wilfrida Soik yang terancam hukuman mati di Malaysia,
bertemu Tan Sri Dr Muhammad Shafee Abdullah serta asistennya Ms Tania
Scivetti selaku pengacara Wilfrida.
"Sore ini Pak Prabowo akan
menggelar pertemuan dengan pengacara Wilfrida. Pertemuan itu dalam
rangka konsolidasi untuk persiapan sidang besok," kata Wakil Sekretaris
Jendral (Wasekjen) Partai Gerindra, Sudaryono, di Malaysia, Minggu
(29/9/2013).
Daryono menjelaskan, Prabowo beserta rombongan dan
tim kuasa hukum Wilfrida rencananya besok pagi, Senin 30 September 2013,
akan terbang kembali ke Kelantan. "Pukul 09.00 waktu setempat
persidangan Wilfrida dengan agenda putusan sela akan digelar di
Pengadilan Kota Bharu, Kelantan," kata Daryono.
Wilfrida didakwa
atas pembunuhan (melanggar Pasal 302 Penal Code Kanun Keseksaan)
Malaysia dengan hukuman maksimal pidana mati. Buruh migran ini belum
genap 17 tahun saat dikirim ke Malaysia. Wilfrida menyatakan, yang
dilakukannya merupakan upaya pembelaan diri dari kekerasan majikan yang
kerap memarahi dan memukul secara bertubi-tubi.
Kasus Wilfrida ini
menggerakkan Prabowo terbang ke Malaysia mengusahakan penyelamatan TKW
asal NTT itu. Prabowo yang pernah bersekolah di Kuala Lumpur dikenal
memiliki hubungan baik dengan PM Malaysia, Najib Razak. Ayah Najib, Tun
Abdul Razak bin Hussein Al Haj, adalah kawan karib ayah Prabowo, Sumitro
Djojohadikusumo. Dengan hubungan baik tersebut, Daryono berharap
Probowo bisa menolong Wilfrida.
Penyelamatan buruh migran tak
hanya dilakukan kali ini oleh mantan Komandan Jenderal Kopassus ini.
Pada Januari 2012, Prabowo juga berhasil memulangkan 300 TKW yang tidak
terurus di KBRI Yordania. Kini hanya tinggal 30 di antara 300 tersebut
dan diperkirakan bulan ini sudah bisa pulang ke Indonesia. http://prabowokeren.blogspot.com/2013/09/tiba-di-kuala-lumpur-prabowo-temui.html

Tidak ada komentar:
Posting Komentar